Grumpypasta

Tempat berbagi inspirasi untuk keluarga modern

Instagram Recommendation Reset: Solusi untuk Pengalaman Digital yang Lebih Personal dan Aman

Pada 19 November lalu, Instagram mengumumkan fitur baru yang bernama Recommendation Reset melalui blog resmi mereka. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengatur ulang algoritma rekomendasi, khususnya jika konten di halaman Explore sudah tidak relevan dengan minat mereka. Dengan fitur ini, preferensi konten sebelumnya dapat dihapus, memungkinkan sistem untuk memberikan rekomendasi yang lebih sesuai dengan minat terkini pengguna. Langkah ini bertujuan memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan.

Selain itu, Instagram juga menambahkan opsi bagi pengguna untuk mengontrol rekomendasi. Misalnya, pengguna dapat menyembunyikan kata kunci tertentu yang tidak ingin mereka lihat. Perubahan ini akan berdampak pada konten di fitur Reels, postingan, dan halaman Explore, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih terkurasi.

Sayangnya, fitur Recommendation Reset saat ini baru tersedia di beberapa wilayah seperti Amerika dan Kanada. Pendekatan bertahap ini merupakan strategi umum dari Meta untuk menguji efektivitas fitur baru sebelum diluncurkan secara global, termasuk di Indonesia. Selain untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, fitur ini juga dihadirkan sebagai bagian dari upaya Meta melindungi remaja dari konten yang tidak sesuai usia.


Representasi visual fitur baru 'Recommendation Reset' Instagram, menunjukkan preferensi konten yang direset dengan profil pengguna dan pengaturan slider yang disesuaikan. Desain ini mencakup ikon-ikon yang mewakili media dan opsi personalisasi.

Terobosan untuk Pengguna Remaja: Teen Accounts & Parental Controls

Selain Recommendation Reset, Meta juga memperkenalkan sejumlah langkah untuk melindungi remaja melalui fitur Teen Accounts & Parental Controls. Berikut adalah beberapa langkah yang telah diimplementasikan:

Akun Privat Secara Default

Akun untuk pengguna di bawah usia 16 tahun (atau 18 tahun di beberapa negara) akan otomatis disetel ke privat. Hal ini memungkinkan remaja memiliki kendali lebih besar atas siapa yang dapat melihat atau menanggapi konten mereka. Pengguna lama dengan akun publik juga akan mendapatkan notifikasi untuk beralih ke pengaturan privat.

Pengawasan Orang Tua

Orang tua dapat mengontrol waktu penggunaan aplikasi oleh remaja, melihat daftar akun yang diikuti remaja, menerima laporan jika remaja memblokir atau melaporkan seseorang, serta mengatur waktu istirahat melalui fitur seperti Quiet Mode atau Take a Break.

Membatasi Interaksi dengan Orang Dewasa

Orang dewasa yang tidak terhubung dengan remaja tidak dapat mengirim pesan langsung. Teknologi mendeteksi akun dengan perilaku mencurigakan (seperti sering diblokir oleh remaja) untuk membatasi interaksi dengan akun remaja. Remaja juga menerima notifikasi keamanan jika berinteraksi dengan akun dewasa yang terdeteksi mencurigakan.

Batasan Iklan

Iklan yang ditargetkan kepada pengguna di bawah 18 tahun hanya didasarkan pada usia, gender, dan lokasi, tanpa melibatkan data perilaku mereka. Hal ini bertujuan untuk melindungi privasi dan keamanan remaja.

Sumber Daya untuk Kesejahteraan

Instagram memberikan notifikasi untuk mengurangi waktu scrolling, menawarkan perlindungan dari konten sensitif, serta menyediakan sumber daya terkait kesehatan mental. Jika pengguna mencari istilah tertentu yang berkaitan dengan masalah serius, seperti gangguan makan, mereka akan diarahkan ke layanan ahli.

Baca Juga : Strategi Menabung Untuk Pendidikan Anak

Bagaimana Jika Remaja Memalsukan Usia?

Untuk mengatasi remaja yang memalsukan usia saat membuat akun, Meta telah mengambil langkah-langkah berikut:

Verifikasi Usia dengan Teknologi AI

Instagram menggunakan AI untuk memperkirakan usia pengguna berdasarkan pola komentar, interaksi, dan penggunaan aplikasi. Jika terdeteksi ketidaksesuaian usia, pengguna akan diminta untuk mengonfirmasi ulang tanggal lahir mereka.

Metode Verifikasi Identitas

Jika pengguna mencoba mengubah usia dari di bawah 18 tahun menjadi di atas 18 tahun, Instagram meminta verifikasi tambahan. Ini bisa berupa dokumen identitas resmi atau video selfie yang diproses oleh AI untuk memverifikasi usia.

Pembatasan Akun Anak di Bawah Umur

Akun yang diketahui tidak memenuhi batas usia minimum (biasanya 13 tahun) akan diblokir atau dihapus sesuai kebijakan Instagram.

Kolaborasi dengan Yoti

Instagram bekerja sama dengan Yoti, platform teknologi verifikasi usia, untuk memastikan data pengguna diproses dengan aman sesuai regulasi privasi.

Kesadaran Orang Tua

Orang tua diberi alat pengawasan untuk membantu memantau aktivitas remaja di platform, sehingga meminimalkan risiko akun palsu.

Penutup

Dengan hadirnya fitur seperti Recommendation Reset dan Teen Accounts & Parental Controls, Instagram berupaya menciptakan pengalaman digital yang lebih aman, personal, dan relevan, khususnya bagi remaja. Sebagai pengguna, manfaatkan fitur ini secara bijak. Gunakan Recommendation Reset untuk menyesuaikan rekomendasi konten agar sesuai dengan minat Anda. Bagi orang tua, manfaatkan pengaturan Parental Controls untuk membantu memantau aktivitas anak-anak di media sosial. Dengan langkah ini, pengalaman bersosial media menjadi lebih aman, bermanfaat, dan relevan untuk semua anggota keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *