Keuangan sering menjadi masalah dalam sebuah rumah tangga. Tak jarang masalah ini menyebabkan perceraian. Oleh karena itu, mengatur keuangan keluarga menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keharmonisan. Untuk itu, simak artikel berikut tentang tips mengatur anggaran keluarga
Pentingnya Anggaran Bulanan Keluarga
Mengatur anggaran bulanan dalam keluarga dapat membantu mengontrol keuangan dan mencapai tujuan bersama. Berikut adalah manfaat utamanya.
Mengontrol Keuangan Keluarga
Dengan anggaran bulanan, kamu dapat menentukan pengeluaran yang diperlukan dan menghindari belanja impulsif yang bisa menyebabkan hutang.

Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang
Anggaran juga membantu fokus pada tujuan keuangan jangka panjang, seperti tabungan dan dana darurat. Dana darurat ini sangat penting untuk mengatasi kebutuhan mendesak tanpa mengganggu tabungan.
Diskusikan dengan pasangan tentang anggaran keuangan keluarga tiap bulan. Sepakati apa yang menjadi prioritas keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
Tentukan Pengeluaran Wajib dan Tambahan
Dalam membuat anggaran, tidak akan lepas dari pengeluaran wajib dan pengeluaran tambahan. Berikut adalah perbedaan pengeluaran wajib dan tambahan
Pengeluaran Wajib
Pengeluaran wajib adalah pngeluaran yang pasti muncul tiap periode. Contohnya seperti biaya listrik, air, pulsa, cicilan dan grocery.
Walaupun biaya listrik, air dan grocery tidak sama setiap bulannya. Kamu tetap harus menganggarkannya. Contoh biasanya untuk biaya listrik Rp 600.000, maka kamu bisa menganggarkan untuk biaya listrik sebesar Rp 700.000. Jika biaya listrik yang dibayarkan lebih kecil dari anggaran, maka kelebihannya bisa kamu alokasikan di dana darurat.

Pengeluaran Tambahan
Sedangkan pengeluaran tambahan adalah biaya-biaya yang timbul pada periode terntentu saja. Tidak terjadi setiap bulan. Contohnya jika anak kamu akan mengikuti study tour sekolah. Maka biaya yang timbul dari acara tersebut harus kamu alokasikan dalam anggaran bulanan.
Meskipun sudah mengalokasikan dana untuk setiap kebutuhan, tetap penting meminimalkan pengeluaran. Contoh nya walaupun anggaran grocery untuk 1 bulan sudah dianggarkan sebesar Rp 1.000.000. Kamu tetap mencari cara agar pengeluaran grocery ini tidak sampai Rp 1.000.000 yaitu dengan mencari diskon atau membeli langsung di distributor / pasar induk agar mendapat harga lebih murah.
Cara Membuat Anggaran Sederhana
Metode 50/30/20 adalah salah satu metode anggaran yang paling umum digunakan. Dimana 50% dari penghasilan dialokasikan untuk kebutuhan, 30% untuk tabungan dan 20% untuk self reward. Namun, cara terbaik dalam membuat anggaran keluarga adalah menyesuaikan dengan kebutuhan. Contoh jika penghasilan kamu dalam sebulan Rp 7.000.000 dan kebutuhan kamu dalam sebulan adalah Rp 6.000.000 maka untuk idelanya menabung 30% menjadi sangat sulit dan akan membuat kamu stress. Oleh karena itu sesuaikan dengan pengeluaran kamu terlebih dahulu.
- Diskusikan dengan pasangan pengeluaran apa saja yang menjadi prioritas.
- Catat semua pengeluaran wajib dan tambahan.
- Diskusikan dengan pasangan alokasi dana tabungan dan pisahkan di rekening lain. Jangan satukan rekening belanja dengan rekening tabungan.
- Diskusikan juga alokasi dana untuk entertaiment dan self reward.
- Catat semua pengeluaran untuk evaluasi anggaran periode selanjutnya.
Tips Menghindari Overbudgeting

Cara menghindari overbudgeting dalam keluarga adalah dengan membuat anggaran yang realistis. Jangan menargetkan penghematan yang berlebihan karena akan menyebabkan kegagalan dalam menjaga anggaran.
Catat semua pengeluaran harian. Pantau dan pastikan pengeluaran tersebut masih dalam range anggaran. Pastikan juga bahwa setiap pengeluaran sudah dianggarkan. Usahakan jangan mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak ada dalam anggaran. Kecuali keperluan tersebut bersifat urgensi.
Menghindari overbudgeting dalam keluarga memerlukan kedisiplinan dan konsistensi dalam mematuhi anggaran. Jika terpaksa melanggar, catat penyebabnya agar dapat diperbaiki di bulan berikutnya. Lakukan evaluasi dan penyesuaian secara rutin untuk menciptakan anggaran yang lebih stabil dan realistis.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa lebih mudah mengelola anggaran dan mencegah overbudgeting, yang pada akhirnya membantu menjaga kesehatan keuangan keluarga.

Leave a Reply